ANDA MENDIDIK ATAU MENAKUTI ANAK SENDIRI.??


ANDA MENDIDIK ATAU MENAKUTI ANAK SENDIRI.??
“Jangan duduk diatas bantal, nanti pantatnya bisulan”.
“Jangan main magrib-magrib, nanti diambil Kalong wewe”.
“Jangan langsung tidur setelah makan, nanti kepalanya tambah besar”.

bisnisonline.guruindonesia.id - Mengapa fenomena ini banyak terjadi.?? Itu semua terjadi karena terkadang kita sebagai orang tua malas untuk menjelaskan secara rasional atau terkadang malah sudah tidak punya ungkapan lagi menggantikan kata-kata tersebut agar anak harus atau tidak boleh melakukan sesuatu.
jualan asik, jualan online, bisnis online, jualan modal nol, jualan modal kecil, bisnis modal kecil, bisnis dari rumah, jualan dari rumah, reseller, dropshipper, jualan laris, jualan laris manis, laris manis.  Jualan, Bisnis, Menawar, mahal, Asik, Asyik, online, Rahasia, sosmed, facebook, customer, konsumen, penjual, belajar, mentoring, syarat dan ketentuan, market, evolution, pedagang, pedangang kecil, stok opnam, nem, ipk dan rangking, laris, gak laris, alasan, terbukti, menghasilkan, posting, postingan, omset, penjual, penjualan, laba, rugi, laba rugi, pendidikan, belajar.
Jualan Asik ||SD Alam Islam Talasia Bogor
Tapi memang sih jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Sudut pandang positif bisa saja semua itu hanya untuk mengingatkan sesuatu yang baik Misalnya “Jangan duduk diatas bantal, nanti pantatnya bisulan” mungkin maksud orang tua adalah tidak sopan jika duduk diatas bantal karena seyogyanya bantal untuk kepala. Dan seterusnya.

Pertanyaan besarnya adalah, mengapa kita orang tua harus menakut-nakuti anak agar perintah kita dituruti.?

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.
Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah.
Jika anak dibesarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri.

Jika anak dibesarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri.
Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah.
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.

Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.
Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, ia belajar mencinta.
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menenangi diri.
Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan.

Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawaan.
Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan.
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan.
Jika anak dibesarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.
Jika anak dibesarkan dengan ketentraman, ia belajar berdamai dengan pikiran.

Semoga bermanfaat…

jualan asik, jualan online, bisnis online, jualan modal nol, jualan modal kecil, bisnis modal kecil, bisnis dari rumah, jualan dari rumah, reseller, dropshipper, jualan laris, jualan laris manis, laris manis.  Jualan, Bisnis, Menawar, mahal, Asik, Asyik, online, Rahasia, sosmed, facebook, customer, konsumen, penjual, belajar, mentoring, syarat dan ketentuan, market, evolution, pedagang, pedangang kecil, stok opnam, nem, ipk dan rangking, laris, gak laris, alasan, terbukti, menghasilkan, posting, postingan, omset, penjual, penjualan, laba, rugi, laba rugi, pendidikan, belajar.
Jualan Asik

Salam Jualan Asik
🙏😊

Belum ada Komentar untuk "ANDA MENDIDIK ATAU MENAKUTI ANAK SENDIRI.??"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

ARTIKEL TERKAIT